Cara Tradisional yang Efektif untuk Menangani Acid Reflux (Muntah Asam)

 

Cara Tradisional yang Efektif untuk Menangani Acid Reflux (Muntah Asam)






Apakah Anda suka makan makanan junk food, makanan kaya protein dan makanan olahan? Jika Anda menyukainya, ada berita buruk bagi Anda. Anda adalah calon penderita masalah acid reflux (refluks asam) pada perut dan kerongkongan Anda.

Refluks asam adalah suatu kondisi awal dari ulkus. Hal ini disebabkan oleh gangguan  kondisi asam-basa dalam lambung.

Makan makanan asam tertentu yang sulit dicerna dapat menimbulkan perut kejang yang menyebabkan sphincter jantung, pembukaan antara kerongkongan dan lambung mengakibatkan keluarnya gas yang tidak seharusnya.

Ini merupakan masalah gangguan pencernaan yang tidak terkontrol. Menciptakan limbah asam mengalir ke kerongkongan Anda sehingga terjadi iritasi. iritasi ini, jika tidak terkontrol dapat mengakibatkan bisul dan infeksi lainnya. Pola makan yang dapat menyebabkan muntah asam sekarang harus diubah.

Setelah Anda mengalami gejala refluks asam, Anda tidak perlu melakukan perawatan medis untuk menyembuhkannya. Anda dapat memulai dengan cara tradisional yang pasti lebih murah.

Anda dapat memulainya dengan mengubah menu makan Anda. Ucapkan selamat tinggal pada makanan dan minuman berikut: teh, kopi, lobak, bawang putih, bawang merah, rempah-rempah (lada), minyak, alkohol, gula, minuman ringan, minuman ringan diet, asparagus (Brussel sprouts), makanan protein tinggi, pasta mie, tepung jagung, telur, plum, cranberry, dan semua makanan olahan termasuk junk food. Saat ini, Anda mungkin ingin menangis. Semua makanan-makanan yang Anda sukai harus dihilangkan.

Jika Anda berpikir, Anda tidak bisa tiba-tiba menghilangkan makanan-makanan tersebut dalam menu Anda, mulailah dengan menguranginya. Kemudian mengganti makanan-makanan tersebut dengan: buah-buahan, buah-buahan yang mengandung sitrat (namun dalam jumlah kecil karena kadar asamnya), semua jenis sayuran dan kacang almond.

Jika Anda merasa bahwa Anda tidak mengalami gejala refluks asam lagi, Anda dapat kembali ke pola makan sebelumnya secara terkontrol untuk mencegah terjadinya lagi refluks asam.

Selain dari menu makan yang tepat, ada cara tradisional yang praktis untuk menghindari gejala muntah asam, yaitu:

  • Hindari merokok sebelum atau selama makan.
  • Makan dalam posisi duduk tegak lurus.
  • Jangan segera berbaring di tempat tidur setelah makan.
  • Berjalanlah sebentar setelah makan. Ini dapat merangsang sistem pencernaan.
  • Hindari latihan olahraga setelah makan.
  • Hindari memakai pakaian ketat.
  • Jangan minum alkohol saat makan.
  • Kunyah makanan secara perlahan dan seksama.

Salah satu solusi tradisional untuk mengobati refluks asam adalah jahe. Menelan jahe sambil makan dapat membantu mengurangi sakit perut. Jahe dapat dijadikan bumbu dasar dan ditambahkan ke makanan, ditambahkan pada teh atau diminum dalam bentuk kapsul. Kebanyakan ahli herbal merekomendasikan untuk mengkonsumsi 500mg  jahe dengan segelas penuh air setelah makan.

Kita sering diberitahu oleh dokter untuk minum lebih banyak air, minimal 8 gelas setiap hari. Air membantu menghilangkan racun tubuh dan memungkinkan tubuh untuk mengusir asam secara alami.

Teh hijau telah digunakan selama berabad-abad di Jepang dan negara-negara oriental lainnya sebagai minuman setelah makan malam. Teh hijau membantu proses pencernaan, dan menenangkan jaringan sensitif perut.

Teh herbal yang mengandung peppermint, chamomile, jahe, akar licorice dan catnip walau hanya dalam jumlah kecil dapat membantu meringankan jaringan dinding perut yang sensitif. Seringkali, secangkir teh hijau setelah makan malam cukup untuk mengurangi gejala muntah asam berikutnya.

Jadi, sekarang Anda dapat mengucapkan selamat tinggal pada gejala refluks asam !

Post a Comment

أحدث أقدم